Saturday, 14 November 2015

#6 The End...Mengapa Memilih Berpisah?

...............................................................................................................

Jika dia menawarkanmu banyak kebahagiaan, lantas mengapa memilih berpisah?....

Sebahagia apapun kami saat itu, ada masa dimana hubungan itu harus dihentikan ingin atau tidak! Dan rasanya saya tidak ingin berpanjang lebar lagi karena ini bukanlah cerita kebahagiaan seperti seblumnya namun bukan juga sebuah kesakithatian yang membuatku ingin lupa tapi ada alasan dibalik ini semua. Saya tidak bida menentukan alasan ini sebagai kategori berat atau justru hal simple, tentang bagaimana kemudian kami berbeda dalam prinsip dan tujuan hidup sehingga membuat kami harus mengambil keputusan terbaik dan keputusan terbaik itu adalah berpisah. Ini bukanlah keputusan sepihak melainkan keputusan bersama... 
Bukan masalah orang ketiga, bukan masalah orangtua atau keluarga, sama sekali bukan masalah dari luar tapi dari keyakinan kami berdua untuk membuat akhir dari cerita ini. Ibarat membangun sebuah rumah tanpa pondasi seindah apapun rumah yang akan kita rancang tidak akan pernah bisa dibangun tanpa pondasi, seperti itulah kondisi kami. Saya tidak tau bagaiman ini kemudian bisa terjadi, bagaimana keyakinan saya dirubah menjadi sebuah angan yang ternyata hampir bisa dikatakan sebuah ilusi semata. 

Jika ditanya mengapa sampai detik ini saya belum memulai kembali sebuah hubungan baru, alsannya bukanlah trauma, karena jujur hubungan kemarin itu tidak pernah membuat saya trauma walaupun ada kekecewaan dalam hati terdalam. Ada yang bilang saya belum bisa move on itu salah, kalau memang itu benar saya sudah menerima tawaran untuk kembali membina hubungan dengannya, untuk kembali seperti semula, bahkan untuk beberapa kali tawaran itu saya menolaknya karena seberapa banyak pun kami menghabiskan waktu itu semua akan sia-sia. Memilih dia atau orang lain pun itu adalah keputusan saya

Saat ini apapun kondisi yang saya jalani itu adalah KEPUTUSAN MUTLAK dari diri saya pribadi, bukan atas dasar trauma atau kecewa atau apapun itu, karena masa laluku tidak memberikan pengaruh apapun dalam keputusanku sekarang.   
 

No comments:

Post a Comment