Saturday, 14 November 2015

#2 9 September 2013

...............................................................................

Tidak pernah sebelumnya saya berfikir mengakhiri masa single secepat itu, dari laki-laki yang pertama kali dalam hidup bisa kupertahankan sampai hampir 3 tahun, it such a miracle! Tapi pada H3 PDKT, malam itu saya mulai galau karena tanggal cantik akan berakhir dalam beberapa jam lagi, kalau saja senior itu menembakku bisa jadi kami punya momen indah yang tidak sulit untuk diingat-ingat kembali. Benar saja, tidak lama kemudian saya menerima pesan yang isinya ajakan nonton dan kali ini nontonnya di bioskop. Karena masa pra-pacaran alias pendekatan baru berjalan sekitar 3 harian, malam itu saya tidak punya fikiran bahwa senior yang kaku ini akan menembak saat itu juga karena biar bagaimanapun kami butuh waktu lebih untuk mengenal pribadi masing-masing. 

Dugaanku ternyata...... Malam itu ketika film masih berlangsung saya melihat dia agak gelisah, beberapa kali memperbaiki posisi duduk sambil memegang hp dan mengetik sms. Fikiranku saat itu dia sedang gelisah karena mungkin saja pacarnya menghubunginya dan dia sedang berfikir jawaban yang seharusnya dia utarakan untuk pacarnya yang saat itu mungkin sedang galau menunggunya. Semakin jauh fikiranku akan menjalin hubungan lebih lanjut dengan senior itu. Film hampir usai, tiba-tiba dia memberikanku hp dan menyuruhku membaca pesan. Bingung, ada apa kenapa tiba-tiba menyuruhku membaca privasinya eh ternyata itu bukan inbox melainkan halaman pesan yang diketiknya sendiri dan isinya "mauki jadi pacarku?" yang artinya maukah kamu menjadi pacarku? Dan akhirnya semua kegundahanku terpatahkan oleh pertanyaan itu tapi saya belum langsung menjawabnya. 50% alasan karena masih mempertimbangkan, karena saya belum tau 5W dan 1H nya orang ini tapi di sisi lain ada 15% dimana saya ingin memiliki momen indah di tanggal cantik itu dan ada 35% dimana saya terbiasa mendapat surprise dari pacar setiap hari ulang tahunku. 

Di tengah perjalanan pulang, 50% hasil akumulasi dua alasan terakhir tadi tiba-tiba meningkat 20% dan akhirnya menjadi 70%, so i said officially "yes"! Walaupun, saya tau hubungan yang terjadi secara instan itu mungkin akan sulit dan mungkin akan berjalan dengan tidak lancar, karena selama ini pun saya sulit mempertahankan hubungan kendati sudah diawali dengan proses PDKT yang cukup panjang, apalagi dengan hubungan instan ini?! Seumur hidup pun saya tidak pernah mengalami masa PDKT yang sesingkat itu! Yasudahlah, jalani saja dulu toh kalaupun tidak cocok, apa salahnya mengakhiri (karena hubungannya terjadi secara instan, fikiranku pun jadinya seinstan itu!)

And finally apapun itu terlepas dari niat utama dari dalam hati kami masing-masing, we're officially became an unpredictable instant couple....

to be continue...

No comments:

Post a Comment