Membaca mungkin adalah hobi bahkan sudah menjadi bagian dari lifestlye bagi sebagian orang, namun tidak bisa dipungkiri ada pula orang-orang yang malas membaca. Umumnya, dua hal itu terbentuk dari budaya keluarga yang hobi atau jarang membaca yang kemudian menurun kepada anak. Jadi ingat masa kecil, walaupun orangtuaku jarang membacakan dongeng atau cerita-cerita lucu tapi mama sering memberiku komik dan Paman Gober adalah komik pertama yang dkuterima. Tapi bukannya tertarik untuk membaca ceritanya, saya justru lebih tertarik melihat gambarnya dan mewarnainya.
Hari ini saya merangkum pembahasan di reality show "Basa-Basi" yang topik nya mengenai Minat Baca. Topik yang sangat menarik dan bermanfaat di kemudian hari sebagai bekal kita menjadi orangtua dalam membimbing anak nantinya (bagi yang belum menikah) dan bagi yang sudah menikah tips ini bisa mulai diterapkan. Saya memang senang merencanakan jadi segala sesuatu yang menurut saya dapat bermanfaat atau minimal dapat dijadikan acuan di kemudian hari biasanya saya catat dan saya jadikan to do list di masa depan hehe.
Berikut sedikit rangkuman Tips Menumbuhkan Minat Baca:
- Membacakan Cerita kepada Anak. Mengenalkan hobi atau kegiatan membaca pada anak harus dimulai sejak kecil, bahkan sejak dalam kandungan. Otak anak-anak lebih cepat menyerap dan mereka bisa mengingatnya sampai dewasa. Kebiasaan ini sebaiknya juga dilakukan sampai umur anak siap untuk membaca, karena anak-anak yang masih terlalu kecil sebaiknya dibacakan buku dan jangan memaksa anak untuk membaca. Ketika anak-anak mulai terbiasa, mereka akan terus meminta orangtua untuk bercerita atau mendongeng bahkan ada yang sampai tidak bisa tidur sebelum mendengarkan cerita dari orangtuanya.
- Berdiskusi dengan Anak dan Me-review. Ketika anak sudah mulai bisa berfikir, mulailah berdiskusi ringan dan meminta anak menceritakan kembali cerita atau dongeng yang sudah pernah kita ceritakan. Inilah salah satu kesempatan untuk mengetahui tingkat daya tangkap anak, selain itu juga dapat melatih kemampuan verbalnya.
- Memberikan Buku sebagai Hadiah. Hadiah yang diberikan kepada anak tentunya adalah sesuatu yang berharga dan akan tentunya akan selalu dikenang. Dengan memberikan buku sebagai hadiah, anak-anak akan mengganggap bahwa buku adalah benda yang sangat berharga. Ketika dewasa, mereka akan mencontoh orangtua dan sering menjadikan buku sebagai hadiah kepada teman atau kerabatnya bahkan akan menurun sampai mereka mempunyai anak nantinya.
- Memberikan Buku yang Didominasi Gambar. Seperti yang diketahui, anak-anak lebih senang melihat gambar saat kecil jadi pilihlah buku yang didominasi gambar-gambar dan penuh warna dengan sedikit bacaan untuk anak yang belum bersekolah. Hal tersebut selain untuk menarik minat baca anak, juga untuk menghindari "pemaksaan" terhadap otak anak.
- Menetapkan Jam Khusus Membaca Keluarga. Tips yang ini berlaku untuk seluruh anggota keluarga, bukan hanya anak-anak saja. Melahirkan budaya membaca memang tidak mudah, oleh karena itu harus dimulai dengan sebuah kebiasaan kecil hingga menjadi sebuah "keharusan". Oleh karena itu, tetapkanlah waktu khusus sekitar 1-2 jam dalam sehari misalnya jam 7-8 malam atau sesudah makan malam untuk ajang membaca keluarga dan jadikan ini sebuah keharusan, Masing-masing anggota keluarga dapat memilih buku bacaan sesuai hobi atau keinginannya. Setelah jam membaca usai barulah anggota keluarga dapat melanjutkan aktifitas masing-masing.
- Melakukan Wisata Buku saat Weekend. Selain liburan, weekend juga dapat dimanfaatkan dengan bijak salah satunya dengan "berwisata buku". Mengajak anak-anak di akhir pekan untuk berkunjung ke toko buku dan membiarkan mereka memilih buku sesuai keinginnya. Jadi, orangtua juga harus menyiapkan budget khusus pembelian buka dan jangan lupa direncanakan dari awal yah.
Demikianlah tips untuk Menumbuhkan Minat Baca. Ada satu point yang perlu diperhatikan dalam memilih buku baik untuk orang dewasa maupun anak-anak, yaitu jangan memilih buku yang kertasnya berwarna putih mengkilap dan sebaiknya memilih buku dengan kertas gelap. Hal tersebut bertujuan agar mata tidak lelah karena pantulan cahaya dari kertas yang putih. Perlu diperhatikan pula umur anak ketika menyuruhnya membaca, jangan dipaksakan anak harus pintar membaca dari usia yang sangat dini karena ada tahap tertentu anak harus dibacakan bukan membaca sendiri karena yang penting adalah proses anak mengenal kata, kalimat, mulai berimajinasi dan kemudian mulai mencari tahu melalui bacaan. Semoga tips ini bermanfaat :)
No comments:
Post a Comment