From tinny to cutie ga usah fattie yah, krn dibilang lucu, berisi, padat dan poco-poco udah cukup ga perlu dibilang gemuk! Kalau ditanya nyaman mana sama BB dulu, cuman bisa jawab sayangnya am not ok with my body shape now. Mungkin kalau orang yang dari sononya emang gemuk udah dianggap biasa aja cuman karena kebetulan terjadinya di saya yang selama ini badannya biasa aja alias ga gemuk ga kurus dan tiba-tiba naik drastis otomatis ini menjadi KEJADIAN LUAR BIASA diluar sana. Oke, ini kronologis kenapa sampai badanku mengalami perubahan signifikan yang sebenarnya tanpa direncanakan.
BBku dulu normalnya 45-48 kg, dan suatu saat saya sakit sampai BB turun drastis mencapai 40kg. Kondisi yang benar-benar drop mengharuskan saya konsultasi rutin tiap bulan ke rumah sakit, dokter kemudian menyarankan untuk mengonsumsi beberapa macam obat. Satu pesan penting dokter setiap selesai check up "pokoknya bulan depan berat badanmu harus naik, makan yang banyak, makan kenyang-kenyang yah!" agak lucu kalo inget itu sekarang karena sekarang mah justru harus diingetin berhenti makan!
Orangtua sangat panik waktu saya sakit dengan kondisi berat badan yang turun drastis, akhirnya menyuruhku pulang biar bisa dirawat intensif di rumah. Mama betul-betul memperhatikan setiap asupan gizi yang harus kukonsumsi, dominan makanan dengan kadar lemak serta protein tinggi, alhasil berat badanku naik 8kg dalam waktu 2 minggu (40kg menjadi 48kg). Alhamdulillah finally am getting well and welcome to the real life jadi anak kuliahan lagi dong kitenye. Eh pas kuliah BB saya bertambah lagi 2kg menjadi 50kg. Should I say, welcome new shape?! Pas checkup lagi dokter juga ikutan senang krn BB saya yang udah nambah dan dokter bilang kalo pipi saya mulai merona segar ga seperti sebelumnya yang pucat dan keiatan lesu.
Setelah lulus orangtua memutuskan untuk membawaku pulang ke kampung halaman untuk dirawat krn sempat sakit dua mingguan sebelum wisuda, mungkin pengaruh kecapean ditambah stress. Seminggu di rumah, BB udah naik lagi dari 48-50-53 sampai terakhir 56kg dan mulai merasa sangat berat, ga usah bergerak, nafas aja udah susah cyiin! Sampe hampir geger otak ringan gegara liat timbangan digital mencapai 59,9kg yang artinya 60kg ebuseeet ini BB anak atau emaknya?
Yang awalnya biasa aja, semakin kesini semakin ga PD sih dg size segini. Tapi ya sudahlah, intinya bersyukur masih dikasi kesehatan. Kayak kata Goofy sih : makan minum dan menikahlah, dan besok kita diet! (eat drink and be merry and tomorrow we diet) hehe
No comments:
Post a Comment